Senin, 23 April 2012

24 Selingan dalam Hidup


1. Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya,  sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula  tertarik kepada kekayaannya,  karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada  seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya  senyum yang dapat membuat  hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu  menemukan orang seperti itu.
 
 2. Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat
 merindukan seseorang, sehingga ingin hati menjemputnya
 dari alam mimpi dan memeluknya dalam....

Kamis, 05 April 2012

"Tetapkan Tujuan Hidup"

"Tetapkan Tujuan Hidup"
Ditulis oleh: Anne Ahira
Kita,

"Without goals, and plans to reach them, you are
like a ship that sail with no destination" -- 
                               (Fritzhugh Dodson)
Itulah perumpamaan bagi orang yang tidak punya
tujuan dalam hidupnya.

Banyak orang melakoni perannya, tapi tidak tahu
arah hidup yang ingin ditujunya. Mereka-reka hidup
adalah apa yang kemudian dilakukannya.

Bila sesuatu hal buruk terjadi, mereka akan berdalih
nasib tak berpihak padanya.....

Kamis, 29 Maret 2012

Hargai Yang Kita Miliki


Pernahkah Kita mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.

Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.

Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.......

MAKALAH WALIMAH


BAB I
Seputar Ayat
A.    AL AHZAB ayat 53 - 54

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتَ النَّبِيِّ إِلَّا أَن يُؤْذَنَ لَكُمْ إِلَى طَعَامٍ غَيْرَ نَاظِرِينَ إِنَاهُ وَلَكِنْ إِذَا دُعِيتُمْ فَادْخُلُوا فَإِذَا طَعِمْتُمْ فَانتَشِرُوا وَلَا مُسْتَأْنِسِينَ لِحَدِيثٍ إِنَّ ذَلِكُمْ كَانَ يُؤْذِي النَّبِيَّ فَيَسْتَحْيِي مِنكُمْ وَاللَّهُ لَا يَسْتَحْيِي مِنَ الْحَقِّ وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعاً فَاسْأَلُوهُنَّ مِن وَرَاء حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ وَمَا كَانَ لَكُمْ أَن تُؤْذُوا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا أَن تَنكِحُوا أَزْوَاجَهُ مِن بَعْدِهِ أَبَداً إِنَّ ذَلِكُمْ كَانَ عِندَ اللَّهِ عَظِيماً ﴿٥٣﴾ إِن تُبْدُوا شَيْئاً أَوْ تُخْفُوهُ فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيماً ﴿٥٤﴾

B.     Kandungan Ayat

Kamis, 15 Maret 2012

MAKALAH PENGGUNAAN KATA SERAPAN


PENGGUNAAN KATA SERAPAN



BAB I
PENDAHULUAN



  A.     Latar Belakang


            Penggunaan kata – kata serapan dewasa ini kian marak. Masyarakat senang menggunakannya karena terkesan keren dan modern. Selain itu, alasan masyarakat menggunakan kata – kata serapan adalah pengucapan kata – kata serapan lebih singkat dibandingkan dengan pengucapan kata – kata dalam Bahasa Indonesia baku.


   B.     Rumusan Masalah